SANYA, Tiongkok, 1 Mei 2026 /PRNewswire/ — Pada 30 April siang, final bola tangan pantai putri dalam Asian Beach Games ke-6 digelar di arena pertandingan Tianya Haijiao. Tim Vietnam mengalahkan tim China melalui adu penalti untuk meraih medali emas terakhir dalam ajang ini, sementara tim China meraih medali perak. Dengan demikian, seluruh rangkaian pertandingan yang mencakup 14 cabang olahraga utama, 15 sub-cabang, dan 62 nomor pertandingan secara resmi berakhir. Kontingen China meraih total 24 medali emas, 18 medali perak, dan 13 medali perunggu, sekaligus menempati posisi teratas klasemen medali.

Pada 29 April, tim China sebagai juara tampil dalam upacara penyerahan medali. Foto: Guo Cheng/Xinhua
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Asian Beach Games di Sanya merupakan kali kedua China menjadi tuan rumah ajang ini, sekaligus menjadi ajang olahraga internasional berskala besar pertama yang digelar setelah operasional penuh kawasan Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan. Wakil Ketua sekaligus Sekretaris Jenderal Kontingen Olahraga China, Zhang Xin, menyatakan, "Perolehan medali emas kontingen China menunjukkan terobosan di berbagai cabang dan berkembang secara menyeluruh, yang paling menggembirakannya adalah sejumlah cabang berhasil mencatatkan pencapaian bersejarah." Salah satu yang menonjol, atlet muda panjat tebing Zhao Yicheng memecahkan rekor dunia nomor speed putra dengan catatan waktu 4,58 detik. Selain itu, sejumlah nomor pertandingan juga mencatatkan rekor baru ajang ini, sementara cabang aquathlon dan renang perairan terbuka berhasil menyapu bersih seluruh medali emas.
Penyelenggaraan ajang ini juga mendapat pengakuan yang tinggi. Dalam konferensi pers penutupan yang digelar pada 29 April, Direktur Jenderal Dewan Olimpiade Asia, Husain Al-Musallam, memuji ajang ini sebagai contoh penyelenggaraan yang ramah lingkungan, aman, sederhana, dan berbasis digital. Ia juga menyatakan bahwa seluruh kontingen merasakan secara langsung keramahan dan daya tarik Sanya.
Bagi tuan rumah Sanya dan Provinsi Hainan, "lonjakan" kunjungan selama ajang ini mulai bertransformasi menjadi "pertumbuhan" ekonomi. Rangkaian pertandingan yang menarik juga mendorong peningkatan konsumsi di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, akomodasi, kuliner, industri kreatif, hingga belanja bebas bea. Visi "Menggelar satu ajang untuk menggerakkan berbagai sektor usaha serta memberi manfaat bagi masyarakat luas", kini mulai menjadi nyata.
Asian Beach Games di Sanya segera berakhir, namun babak baru perkembangan olahraga pantai di China baru saja dimulai. Jejak yang ditinggalkan para atlet Asian Beach Games diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk terjun ke dunia olahraga pantai yang penuh daya tarik ini.


